Resmob Polres Luwu Timur Ungkap Kasus Penganiayaan Yang Menggorok Korbannya

Personil unit reserse mobile (resmob) Polres Luwu timur berhasil mengungkap kasus tindak pidana percobaan pembunuhan dengan cara menggorok leher korban menggunakan sebilah parang. Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/52/2021/SPKT/Polres Luwu timur/Polda Sulsel tanggal 02 September 2021,Di pimpin oleh kanit resmob Aipda Nasir team resmob Polres Luwu timur langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penganiyaaan dengan menggunakan sajam yang berlokasi Kec.Malili Kab.Luwu timur.Jumat,(03/09/2021).

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan diketahui bahwa terduga pelaku (MR) 31 Tahun merupakan adik kandung korban,unit resmob Polres Luwu timur berhasil mengamankan terduga pelaku dirumah orang tuanya. “ kita sudah berhasil mengamankan terduga pelaku, untuk sementara terduga pelaku kita amankan dan kita lakukan pemerikasaan lebih lanjut” kata Kapolres Luwu timur Akbp Silvester M.M Simamora.S.I.K.,MH

Korban digorok menggunakan parang saat sedang berada di empang, korban berusaha menyelamatkan diri dengan mencari pertolongan warga, korban ditemukan oleh warga dengan luka sayatan dilehernya kemudian langsung dilarikan ke puskesmas Malili.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas terduga pelaku mengakui bahwa telah melakukan penganiyaaan  menggunakan sebilah parang dengan cara menggorok leher korban (SM) 52 Tahun warga desa Manurung yang merupakan kakak kandung pelaku, terduga pelaku juga mengakui bahwa setelah menggorok korban ia langsung pergi meninggalkan korban, Sejauh ini perugas masih mendalami apa motif pelaku melakukan perbuatan tersebut.

Selain itu pertugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan 1(satu) pasang pakaian yang dikenakan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *